Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Spoiler:
Didalam sepakbola, biasanya tugas kiper hanya menjaga gawangnya agar tidak kebobolan oleh gol. Tapi ada juga kiper yang mempunyai insting untuk menyerang, entah itu dari titik penalti, dari tendangan bebas atau tendangan sudut. IFFHS (International Federation of Football History & Statistics). telah mencatat siapa kiper kiper yang mempunyai catatan prestasi dalam hal mencetak gol, disana ada kiper José Luis Félix Chilavert, Jorge Campos dll. Berikut daftar nama kiper pencetak gol terbanyak yang telah dicatat oleh IFFHS.
1. Rogério Ceni (Brazil), Club : São Paulo FC, Gol : 79 (Penalti : 33 - Non Penalti: 46)
2. José Luis Félix Chilavert (Paraguay), Club : CA Peñarol
Montevideo, Gol : 62 (Penalti : 45 - Non Penalti : 17) *
3. René Higuita (Colombia), Club : C de F Deportivo Rionegro, Gol : 41 (Penalti : 37 – Non Penalti : 4)
4. Jorge Campos (Mexico), Club : Puebla FC, Gol: 40 (Penalti : 9 – Non Penalty : 31)*
5. Álvaro Misael Alfaro (El Salvador), Club : CD Isidro Metapán, Gol : 31 (Penalti : 20 – Non Penalti : 11)
6. Johnny Martín Vegas (Peru), Club : Sport Ancash Huaraz, Gol : 31 (Penalti : 26 – Non Penalti : 5)
[no pic]
7. Dimitar Ivankov (Bulgaria), Club: Kayserýspor, Gol : 30 (Penalti : 30)
8. Hans-Jörg Butt (Deutschland), Club : Sport Lisboa e Benfica, Gol : 28 ( Penalti : 28)
9. Marco Antonio Cornez (Chile), Club : Deportes Iquique, Gol : 24 (Penalti : 24)*
10. Dragan Pantelic (Jugoslavia), Club : FK Radnicki Nis, Gol : 22 (Penalti : 21 – Non Penalti : 1)*
11. Žarko Lucic (Crna Gora), Club : FK Mladost Podgorica, Gol : 21 ( Penalti : 21)
12. Nizami Sadigov (Azerbaijan), Club : Turan Tovuz, Gol : 21 (Penalti : 12 – Non Penalti : 9)*
[no pic]
Setiap kali Kay Underwood tertawa, otot-otot tubuhnya lumpuh seketika. Dalam kondisi itu, wanita 22 tahun ini akan sulit menggerakkan tubuhnya, meski matanya bisa melihat dan telinganya mendengar.
Seperti dikutip dari laman Guardian, pada akhir 2008, mahasiswi arsitektur ini didiagnosis menderita cataplexy. "Aku bisa terjatuh lemas 40 kali dalam sehari gara-gara tertawa," ujar Kay. Kelumpuhan baru hilang ketika emosinya kembali stabil.
Kay pertama kali mendapat serangan lumpuh mendadak ini saat kuliah semester awal. "Saat itu aku sedang di dapur bersama seorang teman. Saat sedang tertawa lepas, aku tiba-tiba terjatuh ke lantai. Aku bisa mendengar dan melihat, tapi aku tak bisa bergerak," ujarnya.
Tak hanya saat tertawa, Kay juga bisa lumpuh sesaat ketika merasakan emosi berlebih seperti menangis, terlalu gembira, terkejut, malu, dan ketakutan. Bahkan, Kay bisa terjatuh saat mendengar pria menyatakan cinta.
"Pasien saya yang lain malah lumpuh ketika orgasme," kata Dr Andrew Hall, konsultan anestesi, perawatan intensif, dan gangguan tidur di Leicester General Hospital, rumah sakit tempat Kay menjalani sejumlah terapi medis.
Dr Andrew mengatakan, dunia medis belum berhasil mengungkap penyebab sakit ini. Sejumlah pakar medis menduga adanya faktor genetik. Namun, ada pula yang berpikir bahwa itu terjadi akibat gangguan autoimun atau kerusakan otak yang dipicu infeksi parah. Belum ada obat yang bisa menyembuhkannya.
Penyakit ini mungkin tidak mematikan, tapi cukup berbahaya ketika penderita terjatuh di lokasi yang tak aman. "Aku selalu berpikir, bahaya bisa menyerang kapan saja. Aku tak pernah tahu apa ada kaca di sekitarku," ujarnya yang sempat frustasi dengan kondisinya.
"Setiap sudut bisa mendatangkan bahaya untukku. Secangkir teh di tangan juga bisa berbahaya," Kay menambahkan. "Coba bayangkan ketika serangan itu muncul saat aku sedang bersepeda atau mengemudi."
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa kemampuan pria dan wanita untuk memiliki daya tahan dan tingkat komitmen yang kuat dalam hubungan yang romantis dengan pasangan dapat ditelusuri sejak usia dini, yaitu sejak anak-anak dan remaja.

Peneliti menemukan bahwa balita yang dirawat baik dan menunjukkan perhatian yang besar pada ibunya serta dapat memecahkan konflik dengan baik saat remaja, cenderung mampu berkomitmen dan romantis dalam hubungan asmara saat dewasa.
Para peneliti menyimpulkan bahwa temuan ini membuka jendela pemahaman manusia tentang bagaimana orang belajar untuk mencintai.
"Sebagai anak-anak, Anda belajar untuk mengelola kebutuhan sendiri dan orang-orang yang Anda sayangi," kata M. Minda Orina dari St Olaf College, seperti dilansir Health24.
Menurut Orina, sejak dini seseorang sudah mempelajari bagaimana menghadapi masalah, apa yang diharapkan dari orang lain dan bagaimana menghadapi masalah dengan cara yang disenangi orang lain. Hal-hal inilah yang kemudian membuat orang mampu berkomitmen dan romantis terhadap pasangannya saat dewasa.
Dalam penelitian tersebut, peneliti mewawancarai 78 partisipan berusia 20 atau 21 tahun beserta pasangan heteroseksualnya tentang tingkat komitmen hubungan mereka.
Selain mewawancarai partisipan, peneliti juga sudah memiliki data partisipan ketika berusia 2 tahun dan 16 tahun, seperti bagaimana mereka mencintai dan perhatian kepada ibunya ketika masih anak-anak, serta bagaimana mereka menyelesaikan masalah dengan teman saat remaja.
Hasilnya, anak yang penuh perhatian kepada ibunya dan mampu menyelesaikan masalah dengan baik saat remaja cenderung memiliki jiwa yang romantis terhadap pasangannya. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Psychological Science.
Today I'm gonna show you an illusion, I only recently managed to "decode". Titled Romeo and Juliet, this marvelous painting (created by Octavio Ocampo) managed to fool me for quite some time. What at first appears as profile of both Romeo and Juliet about to kiss, also depicts this famous couple in their early years.
Did you know that Octavio Ocampo is one of Mexico's most prolific artists? I'm not sure we ever talked about him in details, yet I feel it's important to know he is very well known for his evocative paintings in which detailed images are intricately woven together to create larger images. This is what Octavio Ocampo terms as metamorphic style. By now you should already be able to recognize illusions we featured, which were done by Ocampo. I've added the cropped thumbnail just so that you don't miss the "hidden" details in this one. The rare full-size original may be seen below.
Now that we covered the important part, let me share some important news. As you see I'm doing some major improvements on this site lately. Unfortunately, not always do things go smooth. Luckily, Jill is helping me with the content so I'm given more time to concentrate on the technical part. Before I can proceed with more upgrades, I need you to help me by answering these few (short) questions:
Mutia Nugraheni
VIVAnews – Video klip terbaru Rihanna dari lagu yang berjudul "Man Down", mendapat protes keras dari Parents Television Council, Amerika Serikat. Badan tersebut menganggap video klip itu memperlihatkan kekerasan dan mereka meminta Black Entertainment Television (BET), untuk berhenti memutarnya.
Seperti dilansir dari Associated Press, adegan dalam video klip dibuka dengan gambar seorang gadis menembak mati seseorang, yang pernah menyiksanya di depan publik. Terdapat juga adegan kekerasan seksual di video tersebut.
Tentu saja, Rihanna tidak ingin video klip yang telah dibuat dihentikan pemutarannya. Pada Kamis, 2 Juni 2011, dalam acara "106 & Park", ia mengungkapkan kalau video klipnya itu adalah 'seni berbalut pesan'.
"Kami hanya ingin membuatnya secara serius, meskipun banyak orang yang takut bisa jadi salah alamat," kata Rihanna, seperti dikutip dari AP.
Pihak BET mengungkapkan akan tetap memutar video klip tersebut. Mereka menyatakan kalau jaringan televisinya "memiliki standar dan paduan yang komprehensif terhadap semua isi program" dan video klip terbaru Rihanna sudah sesuai dengan paduan dan standar untuk disiarkan.
Sementara itu, dari Music Television (MTV), hingga saat ini belum menyiarkan video terbaru Rihanna. Salah satu pihak dari MTV mengungkapkan kalau video itu masih dalam proses review.
Rihanna membantah jika video klipnya ini penuh kontroversi. Ia hanya ingin menunjukkan kemampuannya dalam berakting dengan menciptakan sesuatu yang diklaim "asli dan artistik". Video klip "Man Down" ini dibuat Anthony Mandler, yang sudah berkali-kali membuat video klip untuk Rihanna. (art)
![]() |
Adolf Hitler |
Danau-danau ini dikelilingi oleh tiga gunung. Hal ini menyebabkan danau pemandangan danau ini memiliki berbagai macam warna, seperti hijau, abu-abu, biru, dan sebgainya. Warna-warna ini dapat berubah-ubah sesuai musim dan kuantitas moineral yang terdapat di dalamnya. Fokus cahaya matahari pada flora dan fauna juga dapat memperngaruhi gradasi warna yang terbentuk.
Taman Nasional Danau Plitvice memiliki jembatan jalur yang terawat dengan baik dan kelihat unik. Dari jembatan ini merupakan tempat jalur ke tempat berbagai tujuan wisata yang ada Taman Nasional Danau Plitvice, yakni Danau, air terjun, taman dan aneka satwa.
Tempat wisata yang menarik yang ada di taman itu adalah air terjun yang memiliki tinggi mencapai 256 kaki (78 meter). Warna air yang diusungnya pada 16 tingkat bebatuan yang dilewati tidak sama tergantung pada jatuhnya sinar matahari dan kandungan air mineralnya sehingga kelihatannya menjadi hal yang unik, menambah banyak wisatawan untuk berkunjung ke air terjun tersebut.
Selain pemandangan air terjun, lintasan jembatan yang ada di taman itu dijadikan tempat pelabuhan permainan yang populer, seperti perahu kayak, surfing dan diving yang bisa membuat Anda dengan mudah untuk memperoleh-nya. Dilokasi terdapat berbagai satwa liar yang berlimpah, termasuk dua ratus enam puluh satu jenis burung.